Kamis, 26 Januari 2012

Minuman Madu campuran terbaik obat tradisional

…dan dari dalam perut lebah itu terdapat madu yang bermacam-macam warnanya dan di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia ..” ( QS An Nahl : 69)
“ Kesembuhan itu ada 3: Meminum madu, berbekam, dan kay ( sayatan api) tapi aku melarang umatku dari kay” ( HR Bukhari)
Kandungan madu cukup tinggi sehngga ahli gizi menyatakan bahwa “ MADU ADALAH MINUMAN TERBAIK DI DUNIA”

Setiap penyakit pasti ada obatnya kecuali tua dan     mati ” jika anda mendapat masalah dengan kesehatan anda jangan khawatir dan putus asa kata kata diatas akan memberi rangsangan kita agar tetap optimis bahwa penyakit kita dapat di obati dan suatu saat di pertemukan obat yang cocok untuk penyembuhan penyakit kita.
kini telah bermunculan pengobatan alternatif dan tradisional yang menawarkan obat yang tidak ada efeksamping memang benar jika kita berlebihan mengkonsumsi obat kimia kita bisa melihat   praktisi kesehatan terlebih masyarakat awam, tidak mengetahui FAKTA bahwa makin rutin kita memakai obat-obatan kimia, makin resisten (menolak dan kebal) pula tubuh dan penyakit MELAWAN pengobatan yang diberikan. maka bagi para penderita berbagai penyakit saya sarankan mulai saat ini coba beralih kepada pengobatan tradisional atau herbal agar kita terbebas dari efek samping yang di sebabkan obat kimia.
alternatif lainnya adalah minuman yang mengandung madun dan rempah-rempah lainnya yang dicampur madu misalnya. Aneka minuman tradisional ini sangat cocok untuk menghangatkan badan, selain itu baik juga untuk kesehatan. Terlebih saat musim hujan dan perubahan suhu udara seperti sekarang ini tentunya  menyeduh minuman produk hanjuang merupakan satu pilihan pas untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena mengandung aneka rempah tradisional yang berkhasiat. Semua minuman yang di produksi terbuat dari bahan-bahan alami pilihan seperti gula palem atau gula jawa, gula putih, jahe, ginseng, pinang, kencur, beras, coklat, teh, sokade, kelapa, kismis, jeruk, purwaceng, tribulus terrestris, pisang, nangka, serta rempah-rempah dan tanpa pengawet buatan, dengan racikan komposisi yang tepat, diolah secara teliti dan higienis. kalo dicampur dengan madu tambah maknyus. 

Khasiat Obat Tradisional Yang Nyata

Penyakit merupakan suatu karunia yang diberikan oleh Allah kepada kita. Jika kita menerimanya dengan ikhlas maka kita akan diberi keringanan dosa dari Allah SWT. Ada penyakit adapula obatnya. Banyak tumbuhan disekitar kita yang dapat dijadikan obat bagi yang menderita sakit. berikut caranya Seperti :
Ciplukan
  • Ciplukan mempunyai banyak khasiat. Yaitu, air perasan akar tumbuhan ini dapat diminum untuk mengobati cacing. Serta jika ingin menurunkan demam, akar ciplukan dapat direbus kemudian diminum. Daunnya juga memiliki khasiat yang tidak kalah banyaknya. Daun ciplukan dapat mempercepat penyembuhan tulang patah. Penyakit busungair, bisul, borok, terkilir nyeri perut juga dapat diobati dengan daun tumbuhan ini. Minum air rebusan daunnya juga akan memperkuat organ jantung.
Buah Pala
  • Penyembuh gigi : Materi yang terdapat di minyak pala menunjang memunahkan bakteri di mulut yang membuat gigi bolong.
  • Penyembuh sakit perut : Senyawa natural yang terdapat di buah pala ini berfungsi menunjang fluensi saluran pencernaan, tak heran ketika dahulu pala telah di kenal bagi menangani problem diare, perut gembung dan gangguan pencernaan lainnya.
  • Obat tidur : Buat menangani problem tidur, tuangkan beberapa pala abu ke segelas susu panas kuku.
  • Melenyapkan jerawat dan noda : Tubuk buah pala hingga lembut lalu jadikan satu bersama susu whole milk , campur sampai berwujud pasta. Gunakan ke bagian muka yang mempunyai problem, biarkan kira-kira menit, kemudian bilas muka seperti biasa.
Jeruk Nipis
  • Jeruk nipis dapat digunakan untuk menurunkan kolesterol. Caranya dengan memotong jeruk nipis sampai kecil-kecil bersama kulitnya. Lalu masukkan ke dalam gelas. Tuang air panas sampai penuh, sesudahnya tutup rapat. Nanti sekitar 30 menit, kemudian minum hingga habis. Jalani dengan berkala, sehari 2 kali pagi dan malam. Berasaskan eksperimen, kulit jeruk nipis mempunyai minyak yang berkhasiat bagi kesahatan.
Rambutan
  • Disentri : Bilas kulit buah rambutan (10 buah), belah-belah secukupnya. Tambahkan 3 gelas minum air bersih, kemudian rebus hingga airnya tersisa setengahnya. Sesudah ,dingin, saring & minum sehari 2 kali, tiap-tiap 3 perempat cangkir.
  • Demam : Bilas kulit buah rambutan yang sudah dijemur (15 g). Tambahkan tiga gelas air bersih, kemudian rebus hingga bergolak kurang lebih 15 menit. Selepas dingin, saring dan minum 3 kali sehari, tiap-tiap sepertiga bagian.
  • Menggelapkan rambut ubanan : Bilas daun rambutan seperlunya, kemudian menumbuk hingga lumat. Tambahkan sedikit air sambil diaduk merata hingga jadi adukan serupa bubur. Peras dan saring menggunakan sepotong kain. Pakai air yang terkumpul buat membasuh rambut kepala. Jalani tiap hari hingga kelihatan akhirnya.
  • Kencing manis : Gongseng biji rambutan (lima biji), kemudian menggiling hingga jadi bubuk. Tuang air panas menggunakan 1 gelas air panas. Sesudah dingin, minum airnya semuanya. Jalani 1–2 kali dalam satu hari.
  • Sariawan : Bersihkan kulit kayu rambutan 3 ruas jari, kemudian rebus menggunakan 2 cangkir air bersih hingga tinggal 1 gelas. Pakai buat berkumur selagi hangat.
dan masih banyak lagi yang menggunakan khasiat obat tradional selain itu bisa juga untuk minuman salah satu contohnya produk hanjuang

PETUNJUK PENGGUNAAN TANAMAN-OBAT TRADISONAL

Dalam menggunakan tumbuhan obat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sehingga hasil pengobatan yang maksima. Bacalah dengan seksama semua petunjuk seputar timbuhan obat di bawah ini.

A. NAMA

Beberapa hal yang perlu dijelaskan tentang nama tumbuhan obat yang dipakai dalam artikel ini.
  1. Nama pada judul ; menggunakan nama yang paling umum digunakan pada kepustakaan yang ada.
  2. Nama ilmiah ; menggunakan nama yang paling umum dipakai.

B. WAKTU PENGUMPULAN

Guna mendapatkan bahan yang terbaik dari tumbuhan obat, perlu diperhatikan saat-saat pengumpulan atau pemetikan bahan berkhasiat.

Berikut ini pedoman waktu pengumpulan bahan obat secara umum.
  1. Daun dikumpulkan sewaktu tanaman berbunga dan sebelum buah menjadi masak.
  2. Bunga dikumpulkan sebelum atau segera setelah mekar.
  3. Buah dipetik dalam keadaan masak.
  4. Biji dikumpulkan dari buah yan g masak sempurna.
  5. Akar, rimpang (rhizome), umbi (tuber), dan umbi lapis (bulbus) dikumpulkan sewaktu proses tumbuhan berhenti.

C. PENCUCIAN DAN PENGERINGAN

Bahan obat yang sudah dikumpulkan segera dicuci bersih, sebaiknya dengan air yang mengalir. Setelah bersih, dapat segera dimanfaatkan bila diperlukan pemakaian yang bahan segar. Namun, bisa pula dikeringkan untuk disimpan dan digunakan bila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air dan mengcegah pembusukan oleh cendawan atau bakteri. Dengan demikian, bahan dapat disimpan lebih lama dalam stoples atau wadah yang tertutup rapat. Bahan kering juga mudah dihaluskan bila ingin dibuat serbuk.

Berikut ini cara mengeringkan bahan obat :
  1. Bahan berukuran besar dan banyak mengandung air dapat dipotong-potong seperlunya terlebih dahulu.
  2. Pengeringan bisa langsung dibawah sinar matahari, atau memakai pelindung seperti kawat halus jika menghendaki pengeringan yang tidak terlalu cepat.
  3. Pengeringan bisa juga dilakukan dengan mengangin-anginkan bahan ditempat yang teduh atau di dalam ruang pengering yang aliran udaranya baik.

D. SIFAT DAN CITA RASA

Didalam Traditional Chinese Pharmacology dikenal 4 macam sifat dan 5 macam cira rasa tumbuhan obat, yang merupakan bagian dari cara pengobatan tradisional timur. Adapun keempat macam sifat tumbuhan obat itu ialah dingin, panas, hangat, dan sejuk. Tumbuhan obat yang sifatnya panas dan hangat dipakai untuk pengobatan sindroma dingin, seperti pasien yang takut dingin, tangan dan kaki dingin, lidah pucat atau nadi lambat. Tumbuhan obat yang bersifat dingin dan sejuk digunakan untuk pengobatan sindroma panas, seperti demam, rasa haus, warna kencing kuning tua, lidah merah atau denyut nadi cepat.

Lima macam cita rasa dari tumbuhan obat ialah pedas, manis, asam, pahit, dan asin. Cita rasa ini digunakan untuk tujuan tertentu karena selain berhubungan dengan organ tubuh, juga mempunyai khasiat dan kegunaan tersendiri. Misalnya rasa pedas mempunyai sifat menyebar dan merangsang. Rasa manis berkhasiat tonik dan menyejukan. Rasa asam berkhasiat mengawetkan dan pengelat. Rasa pahit dapat mengilangkan panas dan lembab. Sementara rasa asin melunakkan dan sebagai pencahar. Kadang-kadang ada juga yang menambahkan cita rasa yang keenam, yaitu netral atau tawar yang berkhasiat sebagai peluruh kencing.

E. CARA MEREBUS RAMUAN OBAT

Perebusan umumnya dilakukan dalam pot tanah, pot keramik, atau panic email,. Pot keramik dapat dibeli di took obat tradisional Tionghoa. Panic dari besi, alumunium atau kuningan sebaiknya tidak digunakan untuk merebus. Hal ini diingatkan karena bahan tersebut dapat menimbulkan endapan, konsentrasi larutan obat yang rendah, terbentuknya racun atau menimbulkan efek samping akibat terjadinya reaksi kimia dengan bahan obat.

Gunakan air yang bersih untuk merebus. Sebaiknya digunakan air tawar, kecuali ditentukan lain. Cara merebus bahan sebagai berikut. Bahan dimasukkan ke dalam pot tanah. Masukkan air sampai bahan terendam seluruhnya dan permukaan air sekitar 30 mm diatasnya. Perebusan dimulai bila air telah meresap kedalam bahan ramuan obat.

Lakukan perebusan dengan api sesuai petunjuk pembuatan. Apabila nyala api tidak ditentukan, biasanya perebusan dilakukan dengan api besar sampai airnya mendidih. Selanjutnya api dikecilkan untuk mencegah air rebusan meluap atau terlalu cepat kering. Meski demikian, adakalanya api besar dan api kecil digunakan sendiri-sendiri sewaktu merebus baha obat. Sebagai contoh, obat yang berkhasiat tonik umumnya direbus dengan api kecil sehingga zat berkhasiatnya dapat secara lengkap dikeluarkan dalam air rebusan. Demikian pula tumbuhan obat yang mengandung racun perlu direbus dengan api yang kecil dalam waktu yang agak lama, sekitar 3-5 jam untuk mengurangi kadar racunnya. Nyala api yang besar digunakan untuk ramuan obat yang dimaksudkan agar pendidihan menjadi cepat dan penguapan berlebih dari zat yang merupakan komponen aktif tumbuhan dapat dicegah.

F. WAKTU MINUM OBAT

Bila tidak terdapat petunjuk pemakaian, biasanya obat diminum sebelum makan kecuali obat tersebut merangsang lambung maka diminum setelah makan. Obat berkhasiat tonik diminum sewaktu perut kosong, dan obat berkhasiat sedative diminum sewaktu ingin tidur. Pada penyakit kronis diminum sesuai jadwal secara teratur. Rebusan obat bisa diminum sesering mungkin sesuai kebutuhan atau diminum sebagai pengganti teh.

G. CARA MINUM OBAT

Obat biasanya diminum satu dosis sehari yang dibagi untuk 2-3 kali minum. Umumnya diminum selagi hangat, terutama untuk pengobatan sindroma luar. Setelah minum obat, pakailah baju tebal atau tidur berselimut supaya tubuh tetap hangat dan mudah mengeluarkan keringat.

Untuk pengobatan sindroma panas, obat diminum dalam keadaan dingin. Sebaliknya untuk pengobatan sindroma dingin obat diminum dalam keadaan hangat. Obat yang sedikit toksik, diminum sedikit demi sedikit tetapi sering. Tambahkan dosisnya secara bertahap sehingga efek pengobatan tercapai.

I. LAMA PENGOBATAN

Tumbuhan obat yang masih berupa simplisia, hasil pengobatannya tampak lambat, namun sifatnya konstruktif atau membangun. Hal ini berbeda dengan obat kimiawi yang hasil pengobatannya terlihat cepat namun destruktif. Oleh karena itu, obat yang berasal dari tumbuhan tidak dianjurkan penggunaannya untuk penyakit-penyakit infeksi akut. Tumbuhan obat lebih diutamakan untuk memelihara kesehatan dan pengobatan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan dengan obat kimiawi, atau memerlukan kombinasi antara obat kimiawi dengan obat dari tumbuhan berkhasiat

contohnya salah satu tanama jahe dan beberapa tanam obat tradisional yang terdapat dalam ramuan minuman hanjuang.com 

Jumat, 20 Januari 2012

Menyembuhkan Penyakit dengan Jahe




Akar jahe vitamin menawarkan banyak manfaat, termasuk kemampuan untuk mengobati sakit kepala dan masuk angin. Salah satu penggunaan yang paling umum dari akar jahe adalah mengobati sakit perut, sesuatu yang kita semua tahu dan benci. Biasanya dalam bentuk ginger ale datar dan kerupuk, vitamin ini dapat memperbaiki bahkan yang paling sedih dari perut – dan cepat untuk boot.
Selama beberapa dekade terakhir, peradaban kuno telah menggunakan vitamin baik dalam bentuk memasak dan bentuk obat-obatan. Meskipun teknologi saat itu tidak dekat dengan apa yang sekarang ini, peradaban kuno tahu bahwa jahe akan membantu mencegah penyakit mulai dari penyakit gerakan ke kaki atlet. Dengan jahe memiliki sifat anti-inflamasi, juga dapat membuat rasa sakit rheumatoid arthritis kurang intens. Perempuan yang minum teh jahe telah mengatakan bahwa ia membantu mereka menghilangkan kram menstruasi sama sekali.
Apa yang banyak orang tidak tahu, adalah kenyataan bahwa jahe benar-benar tidak diklasifikasikan sebagai root, melainkan sebuah batang bawah tanah. Meskipun merupakan vitamin yang sangat berguna dan suplemen, itu dipanen sepanjang tahun seperti berry Hawthorne. Hasil panen, yang diperoleh sekitar lima bulan atau lebih setelah ditanam, digunakan dalam pembuatan produk seperti manisan jahe dan sirup jahe. Panen yang diperoleh nantinya bisa dijual sebagai jahe segar. Jahe lagi tetap di dalam tanah sebelum dipanen, spicier dan panas itu didapatnya.
Perlu diingat bahwa tidak setiap orang dapat tumbuh jahe. Dibutuhkan tipe khusus tanah, yang berarti bahwa itu tidak akan tumbuh di mana saja. Hal ini biasanya ditanam secara komersial, pada panen besar. Jahe selalu dalam permintaan tinggi, karena melayani banyak tujuan berguna. Dari menambahkan rempah-rempah untuk makanan untuk penyembuhan penyakit tertentu, jahe mudah salah satu vitamin terbaik.
Hari ini, Anda dapat membeli jahe di departemen produksi banyak toko kelontong. Jahe melayani tujuan yang bermanfaat, termasuk baking. Hal ini dapat digunakan dengan kue dan roti, atau digunakan untuk membumbui jeli Anda dan kemacetan. Ketika Anda berbelanja untuk jahe, Anda harus memastikan bahwa tinju degil seperti bola lampu yang halus, permukaan keras untuk menyentuh, dan berat yang agak berat. Jika bohlam sulit dan ringan, tidak akan baik.
Ketika datang ke penyakit umum, jahe dapat menjadi besar untuk memiliki sekitar. Hal ini dapat digunakan dengan ratusan resep masakan, Anda dapat menggunakan imajinasi kreatif Anda untuk membuat menggunakan bahkan lebih dengan itu juga. Jahe digunakan di banyak restoran fine dining juga, karena rasanya besar sebagai saus salad. Melayani banyak tujuan sehat, akar jahe adalah salah satu item penjualan terbaik di pasar – dan mudah salah satu yang mencicipi suplemen terbaik di luar sana. 
jahe merupakan salah satu bagian dari obat tradisional juga
bagian jahe ini pun terdapat dalam kemasan Hanjuang

Kamis, 19 Januari 2012

Obat Tradisional





Obat tradisional adalah obat-obatan yang diolah secara tradisional, turun-temurun, berdasarkan resep nenek moyang, adat-istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan setempat, baik bersifat magic maupun pengetahuan tradisional. Menurut penelitian masa kini, obat-obatan tradisional memang bermanfaat bagi kesehatan, dan kini digencarkan penggunaannya karena lebih mudah dijangkau masyarakat, baik harga maupun ketersediaannya. Obat tradisional pada saat ini banyak digunakan karena menurut beberapa penelitian tidak terlalu menyebabkab efek samping, karena masih bisa dicerna oleh tubuh.
Beberapa perusahaan mengolah obat-obatan tradisional yang dimodifikasi lebih lanjut. Bagian dari Obat tradisional yang bisa dimanfaatkan adalah akar, rimpang, batang, buah, daun dan bunga. Bentuk obat tradisional yang banyak dijual dipasar dalam bentuk kapsul, serbuk, cair, simplisia dan tablet.

Macam-macam Obat Tradisional

Selama berabad-abad, berbagai macam obat telah berupaya ditemukan manusia untuk mengobati berbagai penyakit. Sejak zaman yang paling awal, obat tradisional yang kebanyakan berupa obat herbal telah digunakan untuk mengobati penyakit. Misalnya Papirus Ebers, yang disusun di Mesir sekitar abad ke-16 SM, memuat ratusan obat rakyat untuk berbagai penyakit. Akan tetapi, pengobatan herbal biasanya diturunkan secara lisan dari generasi ke generasi.

Meskipun ada yang berpendapat bahwa obat tradisional atau obat herba lebih aman daripada obat-obat farmasi modern, obat tradisional bukannya tidak berisiko. Peringatan dan rekomendasi apa saja yang hendaknya dicamkan seseorang sewaktu mempertimbangkan pengobatan herbal atau obat tradisional? Sebelum membahas mengenai risiko obat tradisional, berikut ini adalah beberapa resep obat tradisional dan fakta pengobatan dari masing-masing resep tersebut yang berkhasiat untuk mengatasi beberapa jenis penyakit dan mengatasi problem untuk penampilan pribadi.

Sebagian obat tradisional sekarang ini ada yang dikemas dengan minuman tradisional seperti, bandrek, bajigur, cikur, jahe, Beas cikur, Teh, Sekoteng .. bisa sahabat ketemukan di http://hanjuang.com/